HUJAN DESEMBER


Turun ketika semua alasan tak lagi perlu,,
Aku disini pun bukan alasan,,

"Mengapa kau disini..???" begitu tanya hujan padaku,,,
"Salahmu mengapa kau turun di Bulan desember??" gertakku,,,

Aku sangka sangka, aku memang salah arah,,

Sebelum ini,,

Pagi nan durjana menampakkan batangnya,,
Aku beranikan membangunkan diri,,
karena kerudung putih akan berpindah peraduan kumba,,

Sungguh tak menyenangkan hari ini,,
Harusnya aku tak bangun hari ini,,

Liliput embun sari mematung,,
Tak seperti biasa,,,
Tak seperti hari sebelum hari ini,,
Diam tak mempesona,,

Aku datang,,namun embun pergi dari pagi,,
Tak meninggalkan kata,,,
Salam senyum,,,
Apalagi lekat lembayung,,

Kini aku mengerti satu hal,,,
Entah ini salah atau memang benar benar salah,,,

Embun hanya akan melumur pada pagi hari,,,
Begitu halnya selasih senyum,,
Hanya menyapa ketika berduaan dengan sedih,,,

Dan ketika siang menjelang,,,embun pu menguap,,
begitu pula kerudung putih berubah abu abu,,,
Dan pada waktu yang sama,,
Ketika  bahagia merajai,,
Tak Akanlah ia pernah ingat sedetikpun ia padaku,,,

Uap embun,,,mengepul menjadi awan putih,,,
Terik panas mengabu sang awan,,
mendung pun melengkung layu,,,

Pada tengah siang aku dapati mendung melamun,,,
Hujan pun tak terbendung,,,
Tumpah ruah,,,

Dan Aku masih tetap disana,,
Dirumah baru itu,,
Bersama yang tak ku kenal,,,Kecuali hujan ini,,
Karena ia adalah Hujan Terakhir di bulan Desember,,,

Di rekrut Oleh TIGA JULI (MAS KOT) 

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites